Heboh Pegawai Bank BRI Tertular COVID-19

Sebuah pesan beredar melalui WhatsApp. Pesan itu berisi informasi yang menyebutkan bahwa ada 30 karyawan BRI cabang Malang terpapar COVID-19. Namun, kekinian pihak bank mengklaim hal itu hoaks alias kabar bohong.

Heboh pegawai Bank BRI tertular COVID-19. Bahkan dalam pesan itu disebutkan, ada dua karyawan BRI Kanwil Malang yang meninggal karena COVID-19. Sehingga layanan seluruh BRI di Kota Malang tutup hari ini.

Menurut informasi dari detik.com saat dikonfirmasi, Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Malang mengaku masih menunggu keterangan resmi dari pihak BRI, mengenai kabar tersebut. Seperti yang disampaikan Jubir Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Malang dr Husnul Muarif kepada wartawan.

“Jadi belum ada informasi resmi dari BRI soal itu. Kita masih menunggu bagaimana kronologisnya,” kata Husnul saat ditanya isu puluhan karyawan BRI Malang sudah terpapar virus COVID-19, Rabu (8/7/2020).

Ia hanya membeberkan, ada satu pegawai BRI Malang yang meninggal dunia dengan status pasien dalam pengawasan (PDP). “Yang baru terkonfirmasi meninggal satu orang dengan status PDP.

Laporan kami peroleh dari rumah sakit yang menangani dan hasil swab belum keluar. Untuk kapan tepat meninggal, coba kami cek nanti datanya,” terang Husnul.

“Manajemen masih mencari siapa yang menyebarkan informasi itu,” kata satpam yang enggan diberitakan namanya.

Sedangkan gedung layanan utama ditutup. Tampak dua orang satpam mengenakan APD face shield berjaga. Saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut, pihak keamanan mengaku bahwa hal itu hoaks

Klarifikasi dari Bank BRI

heboh pegawai bank bri tertular covid-19

Saat wartawan ingin meminta klarifikasi resmi dari BRI, pihak keamanan menyatakan pimpinannya sedang tidak di tempat.

Menurutnya, status PDP dikeluarkan oleh rumah sakit yang menangani pasien sesuai dengan hasil observasi penanganan awal. Adanya penanganan PDP, kemudian dilaporkan oleh pihak rumah sakit kepada Dinas Kesehatan.

“PDP rumah sakit yang memutuskan, sesuai dengan hasil pemeriksaan medis. Kemudian dilaporkan kepada Dinkes, dan begitu jika ada kasus kematian,” beber Husnul.

Oleh karena itu, lanjut Husnul, pihaknya menunggu konfirmasi resmi dari BRI terkait beredarnya isu 30 karyawan mereka sudah terpapar virus COVID-19. Karena hingga hari ini, Satgas tak memiliki data atau laporan mengenai kasus tersebut.

Heboh pegawai Bank BRI tertular COVID-19. Meski demikian, Husnul mengaku, Dinas Kesehatan Kota Malang sudah melakukan tracing terhadap orang di lingkungan terdekat PDP yang meninggal tersebut.

Terkait viral pesan berantai menyebutkan ada 30 karyawan BRI positif COVID-19, Husnul juga belum dapat memastikannya.

“Belum terkonfirmasi,” imbuhnya.

Pasien PDP yang meninggal tersebut, selama ini tinggal di Kota Malang hanya berdua bersama istrinya. Pasien itu meninggal juga karena penyakit penyerta.

Baca juga : Seleksi CPNS Kemungkinan di Buka Lagi Tahun 2021

“Jadi dia tinggal di sini (Kota Malang) cuma bersama istrinya. Sudah dilakukan pelacakan oleh teman-teman Puskesmas. Tracing satu rumah saja, karena kita kan dilingkupi kontak erat, sedangkan untuk di pekerjaannya, ini terlanjur keburu ada kabar 30 itu. Jadi saya masih memastikan apakah benar kabar seperti itu,” lanjut Husnul.

Berdasarkan data yang dihimpun detik.com, seorang PDP yang meninggal dunia sebagai pegawai BRI Malang yakni seorang lelaki berusia 54 tahun. Pasien berstatus PDP ini meninggal saat menjalani perawatan di RS Hemina kota Malang.