Cara Membuat Laporan Kegiatan yang Baik dan Benar

Apa itu laporan kegiatan?

Laporan kegiatan adalah sebuah laporan tentang hasil kegiatan tertentu, yang biasanya akan dibuat setelah kegiatan tersebut selesai dilaksanakan. Laporan kegiatan ini biasanya dibuat oleh peserta yang akan mengikuti kegiatan tersebut atau orang yang menyelenggarakan kegiatan.

Cara membuat laporan yang baik dan benar perlu untuk Anda ketahui, terlebih lagi untuk Anda yang bekerja di sebuah instansi. Para pelajar dan mahasiswa juga perlu mengetahui cara membuat laporan kegiatan yang benar, karena seringnya melakukan berbagai kegiatan.

Setelah melakukan kegiatan secara resmi, biasanya laporan dibutuhkan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada atasan atau pemangku kekuasaan.

Laporan sebenarnya merupakan bentuk pemberitahuan atau penyampaian berita tentang kejadian atau kegiatan kepada atasannya, sehingga Anda harus memahami contoh laporan yang baik agar nantinya bisa membuat laporan yang baik pula. Laporan dapat berbentuk lisan maupun tulisan.

Tata cara membuat laporan kegiatan yang baik dan benar :

1. Pendahuluan

  1. Latar belakang kegiatan
  2. Dasar hukum kegiatan
  3. Maksud dan tujuan kegiatan
  4. Ruang lingkup

2. Isi Laporan

  1. Jenis kegiatan
  2. Tempat dan waktu
  3. Petugas kegiatan
  4. Persiapan dan rencana kegiatan
  5. Peserta kegiatan
  6. Kesulitan dan hambatan
  7. Hasil kegiatan
  8. Kesimpulan dan saran

Penutup

Kalimat penutup laporan kegiatan dari isi laporan biasa dituliskan ucapan terima kasih kepada yang pemberi mandat sehingga sang penerima mandat dapat mengikuti kegiatan tersebut dan telah berlangsung dengan baik apa adanya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan laporan kegiatan :

  1. Singkat dan padat
  2. Tepat waktu
  3. Mudah dipahami
  4. Fakta dan akurat
  5. Tidak menggunakan kata-kata yang berteleh-teleh.
  6. Sistematis
  7. Isi lengkap
  8. Menarik penyajiannya

Dasar-Dasar Laporan

Sebelum membahas tentang contoh laporan yang benar, mengetahui dasar-dasar laporan merupakan hal yang penting untuk diketahui. Untuk bisa membuat laporan yang baik maka Anda harus mengetahui pembuatan format laporan yang sempurna.

Laporan yang tersusun dengan baik akan menjadikan informasi yang disampaikan tercapai kepada atasan. Berikut ini dasar-dasar pembuatan laporan yang benar.

– Pemberi Laporan

Pemberi laporan adalah seseorang atau sebuah panitia yang memiliki tugas tertentu. Misalnya seorang mahasiswa yang diberi tugas melakukan penelitian terhadap sebuah objek, maka yang membuat pemberi laporan adalah mahasiswa tersebut.

– Penerima Laporan

Selain dibuat oleh seseorang atau sebuah panitia, laporan juga harus ditujukan atau disampaikan kepada seseorang atau badan. Untuk yang menerima laporan tersebut bisa orang atau badan yang menugaskan.

– Tujuan laporan

Tujuan dibuatnya laporan biasanya untuk mengatasi sebuah masalah, mengambil keputusan yang efektif, mengetahui perkembangan masalah untuk perbaikan, menemukan teknik-teknik terbaru, dan lain sebagainya.

– Sifat Laporan

Sifat-sifat utama yang harus ada dalam sebuah laporan adalah: mengandung imajinasi, laporan disajikan secara menarik, serta laporan harus lengkap dan sempurna.

Bagaimana cara membuat laporan yang baik dan benar?

1. Memilih Topik

Cara membuat laporan hal pertama yang harus kamu lakukan untuk membuat laporan tentunya adalah memilih sebuah topik. Topik dalam hal ini bisa ditentukan oleh guru/dosen atau pihak lainnya, bisa juga merupakan topik yang kamu pilih sendiri untuk melakukan sebuah penelitian atau kegiatan. Jika kamu memilih topik kamu sendiri, usahakan untuk memilih topik yang kamu sukai atau kamu kuasai. Jika topik sudah ditentukan oleh guru/dosen, pastikan kamu memahami syarat dan ketentuan yang telah diberikan.

2. Melakukan Penelitian/Kegiatan

Setelah menentukan topik, langkah selanjutnya adalah melakukan sebuah penelitian atau kegiatan yang sesuai dengan topik tersebut. Selain melakukan penelitian atau kegiatan, kamu juga harus mencari berbagai referensi yang berhubungan dengan topik yang kamu pilih.

Hal tersebut nantinya akan membantu kamu dalam menulis dan melengkapi isi dari laporan yang akan kamu buat.

3. Buat Kerangka Laporan

Setelah kedua hal di atas kamu lakukan, sekarang saatnya untuk membuat kerangka laporan. Kerangka laporan berisi sekumpulan gagasan utama yang menggambarkan inti dari laporan yang kamu buat.

Misalnya, jika kamu membuat sebuah laporan kegiatan KKN, maka kamu bisa menulis terlebih dahulu gagasan utamanya seperti berikut:

  1. Profil Lokasi KKN
  2. Potensi Lokal Lokasi KKN
  3. Kegiatan Utama KKN
  4. Hasil Kegiatan KKN
  5. dst.

Pembuatan kerangka ini bertujuan untuk mempermudah pengaturan dan penyusunan laporan yang akan kamu buat.

4. Mulai Menulis Laporan

Setelah membuat kerangka, sekarang saatnya kamu mulai menulis laporan. Jangan lupa, tulis laporan dengan struktur yang baik dan benar. Mulailah menulis dari bagian pendahuluan sampai dengan penutup.

Untuk menulis laporan, gunakanlah kalimat yang jelas serta berdasarkan data dan fakta yang ada. Perhatikan juga format laporan jika sebelumnya telah ditentukan oleh guru/dosen kamu.

5. Menyunting Laporan

Setelah selesai menulis laporan, jangan lupa untuk mengeceknya terlebih dahulu. Perhatikan setiap kalimat dan kata. Perhatikan apakah terdapat kesalahan penulisan atau kesalahan ejaan.

Jika terdapat kesalahan, segera sunting bagian tersebut agar laporan bisa segera kamu publikasikan, entah itu dikumpulkan dalam bentuk cetak (hardcopy) atau file (softcopy).

apa tujuan laporan kegiatan dibuat?

Adapun berbagai tujuan dalam laporan, berikut ialah penjelasannya:

  • Identifikasi masalahnya.
  • Membuat kesepakatan.
  • Memberikan informasi dan fakta.
  • Tindakan yang khusus.
  • Membuat catatan acara.
  • Nilai ujian atau aktivitas.
  • Menganalisis kegiatan perdagangan.
  • Menguraikan dalam sebuah prosedur, peristiwa, tindakan, dan lain sebagainya.
  • Sintesis adalah tindakan lambat.
  • Menarik kesimpulan.

Contoh laporan kegiatan :

Cara membuat laporan kegiatan

Dalam membuat sebuah laporan, kamu harus memperhatikan setiap detailnya mulai dari keterkaitan dengan topik, kelengkapan laporan, sampai referensi yang digunakan. Semoga setelah ini, kamu bisa membuat laporan yang baik dan benar serta isinya dapat bermanfaat untuk banyak orang. Nah, jika kamu diberikan juga tugas dari guru/dosenĀ  untuk presentasi, maka hal harus kamu lakukan adalah cara membuat presentasi yang menarik. Dengan begitu kamu akan mendapatkan nilai plus dari guru/dosen kamu.

Itulah cara membuat laporan kegiatan yang baik dan benar, semoga dapat menambah pengetahuan dan wawasan Anda. Lihat artikel yang bermanfaat lainnya.

Terima kasih!