Cara Membuat Daftar Pustaka yang Benar

Apa itu daftar pustaka?

Daftar pustaka adalah rangkaian daftar tulisan yang membuat sumber atau referensi yang berasal dari buku, jurnal, makalah, artikel internet, atau skripsi. Hal ini dijadikan landasan dalam penelitian.

Daftar pustaka pada umumnya dapat ditemui diakhir buku atau artikel, yang menunjukkan informasi atau sumber bacaan dari penulis. Simak dibawah ini bagaimana cara membuat daftar pustaka dari buku, urutannya adalah :

Untuk menulis sebuah daftar pustaka yang sumbernya berasal dari buku, Anda bisa menggunakan rumus NA. TA. JU. KO. PEN.

Rumus tersebut merupakan urutan penulisan daftar pustaka dari buku yang jika dijabarkan adalah sebagai berikut.

  • NA: Nama Pengarang
  • TA: Tahun Terbit
  • JU: Judul Buku
  • KO: Kota Penerbit
  • PEN: Nama Penerbit

1. Aturan nama penulis dalam daftar pustaka

Dalam cara membuat daftar pustaka memperhatikan penulisan daftar pustaka, nama penulis dituliskan pertama. Jika nama penulis terdiri lebih dari dua kata, maka urutannya menjadi nama terakhir, baru nama pertama lalu nama kedua. Gunakan juga tanda koma (,) untuk memisahkan nama akhir dan nama pertama penulis, seperti yang diulas dari tirto.id.

Contoh: Keraf, Gorys. 1979.

Untuk buku yang ditulis oleh dua orang, gunakan kata hubung “dan” antara penulis pertama dengan penulis kedua. Untuk buku yang ditulis oleh tiga orang, kata hubung “dan” digunakan pada nama orang kedua dan nama orang ketiga.

Apabila pengarang terdiri dari dua atau tiga orang, nama pengarang pertama dituliskan secara terbalik, lalu penulis setelahnya ditulis sesuai nama aslinya.

Baca juga : Cara Membuat Makalah Dengan Baik dan Benar

Contoh : Kusumaningrat, Hikmat dan Purnama Kusumaningrat. 2007. Heidjrahman R., Sukanto., dan Irawan. 1980.

Bagaimana cara menulis daftar pustaka 3 nama penulis? Jika pengarang terdiri lebih dari tiga orang, tulis nama pengarang pertama secara terbalik, kemudian tambahkan singkatan “dkk” (dan kawan-kawan) atau et.all

Contoh:

  • Keraf, Gorys dkk.
  • Barlow R., et. all.

Cara membuat daftar pustaka dari buku yang perlu diperhatikan adalah tanda batas dari tiap urutan unsur. Pastikan untuk menggunakan tanda titik (.)

Cara membuat Daftar Pustaka yang Baik dan Benar

Contohnya:
Laksamana, Adhi Bambang. 2016. Panduan Perang. Jakarta: Gramedia.

Husein, Hasan. dkk. 2007. Kumpulan Doa-Doa. Edisi Kedua.

Bagaimana cara membuat daftar pustaka dengan nama pengarang yang sama? Apabila beberapa buku tulis oleh pengarang yang sama, dengan nama pengarang cukup ditulis pada buku disebutkan pertama.

Kemudian dibuat garis sepanjang 10 ketuk dan diakhiri dengan tanda titik. Setelah itu cantumkan nama pengarang, tahun terbit dengan tanda titik. Jika tahun terbitnya berbeda, urutkan berdasarkan tahun yang paling lama ke tahun yang paling baru.

Keraf, Gorys. 1979

__________ . 1982

__________ . 1984

 

2. Tahun terbit

Tahun terbit ditulis menggunakan angka, yaitu tahun di mana buku tersebut diterbitkan.

3. Judul buku

Judul buku merujuk kepada nama suatu buku yang secara spesifik digunakan sebagai sumber dalam penulisan. Judul buku dituliskan dengan tulisan miring dan menggunakan huruf kapital di setiap awal kata kecuali untuk kata hubung.

4. Kota dan nama penerbit

Sisipkan tanda titik dua (:) antara nama kota dan nama penerbit.

Contoh daftar pustaka dari buku:

Judul : Telaah Televisi.

Penulis : Arswendo Atmowiloto.

Tahun;: 1986.

Penerbit;: Gramedia

Kota Penerbit;: Jakarta.

Cara Penulisan:

Atmowiloto, Arswendo. 1986. Telaah Televisi. Jakarta:Gramedia.

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam cara membuat daftar pustaka.

  1. Struktur penulisan dalam daftar pustaka memiliki urutan, seperti nama penulis, tahun terbit, judul, kota penerbit, dan nama penerbit.
  2. Penulisan daftar pustaka harus berurutan A-Z dari huruf di awal nama penulis.
  3. Penulisan nama, tahun, judul dan penerbit diakhiri dengan tanda baca (.) dan nama kota penerbit diakhir dengan (:).
  4. Penulisan nama pengarang jika memiliki 2 suku kata atau lebih, maka penulisan nama dibalik dan memberi tanda (,). Contohnya, nama pengarang adalah Putri Angela maka di daftar pustaka ditulis dengan Putri, Angela.
  5. Jika pengarang ada 2 orang, penulisan nama pengarang pertama dibalik. Lalu, penambahan kata ‘dan’ di antara nama pengarang yang pertama dan kedua.
  6. Jika terdapat 3 suku kata, maka nama terakhir diletakkan di depan dan diikuti tanda (,). Contohnya: Yudhoyono, Susilo Bambang.